Jumat, 15 April 2016

Pemanasan Global (Global Warming)

Wuih udah lumayan lama nih gak nulis lagi.. dan akhirnya sekarang kesampaian juga hehehe


   Oke bicara soal pemanasan global selalu saja dikaitkan dengan efek rumah kaca dan perubahan iklim dunia, tapi sebenernya hubungan dari ketiganya itu apa sih??
Alright, saya akan jelaskan satu per satu #MerasaSokTahu...(Lempar Sepatu)

  Yup kita mulai dari pengertiannya, pemanasan global adalahmeningkatnya suhu rata-rata permukaan bumi akibat peniungkatan jumlah emisi gas rumah kaca di atmosfer. pemanasan global terjadi terutama akibat aktivitas manusia yang berhubungan dengan penggunaan bahan bakar fosil (minyak bumi dan batu bara). Aktivitas tersebut secara langsung maupun tidak langsung akan mempengaruhi komposisi alami atmosfer berupa peningkatan jumlah gas rumah kaca secara global.

   Gas rumah kaca diantaranya adalah sebagai berikut: Karbondioksida (CO2), Metana (CH4), Dinitro Oksida (N2O), Hidroflourocarbon (HFC), Perfluorocarbon (PFC), HeksaFlourida (SF6). Jenis gas rumah kaca yang menyumbang emisi gas rumah kaca terbesar adalah Karbondioksida, Metana, dan Dinitro Oksida.

   Efek rumah kaca adalah peristiwa dimana panas dari radiasi matahari yang seharusnya dipantulkan kembali ke luar terperangkap di atmosfer bumi akibat adanya gas rumah kaca. Lalu apa hubungan ketiganya????

   Antara efek rumah kaca, pemanasan global, dan perubahan iklim sebenarnya adalah hubungan sebab akibat. Efek rumah kaca adalah penyebabnya sementara pemanasan global dan perubahan iklim adalah akibatnya. Efek rumah kaca menyebabkan akumulasi panas di atmosfer bumi. Akumulasi panas yang berlebihan mengakibatkan iklim global melakukan penyesuaian salah satunya dengan peningkatan temperature bumi yang disebut pemanasan global dan berubahnya iklim regional atau perubahan iklim.

   oke sekian aja untuk kali ini kalo masi ada pertanyaan bisa comment dibawah hehehe...

Sabtu, 02 April 2016

Meteorologi dan Klimatologi

Pengertian Meteorologi dan Klimatologi

 Hai Guys, what's up???

Kali ini saya akan menshare mengenai meteorologi dan klimatologi sesuai dengan judul postingan kali ini hehehe....  


   Meteor dalam ilmu cuaca mempunyai pengertian yang sangat berbeda dengan apa yang ada pada ilmu astronomi. Meteor dalam ilmu cuaca yaitu fenomena yang nampak atau fenomena optic di atmosfer. oleh karena itu harus dibedakan antara meteor dalam pengertiannya pada ilmu cuaca dan ilmu astronomi.

   Menurut J Critchfield dalam bukunya General Climatology (1960) mendefinisikan sebagai berikut:

    Meteorology which deals with day atmospheric condition over a long period of time (Meteorologi berkaitan dengan kondisi harian atmosfer dalam waktu yang lama).
   Climatology is the science that seeks to describe and explain climate, how it differ place to place and how its related to mans activities on earth (klimatologi adalah ilmu pengetahuan yang mendeskripsikan dan menjelaskan tentang iklim, perbedaan iklim antar wilayah, dan bagaimana hubungannya dengan aktivitas manusia di bumi).


jadi...... secara umum dapat di definisikan sebagai berikut:
Meteorologi adalah salah satu cabang geografi fisik yang mempelajari kejadian-kejadian atau fenomena-fenomena fisik di atmosfer.

Klimatologi adalah ilmu yang mempelajari iklim di muka bumi dan faktor-faktor yang mempengaruhinya.

Selasa, 29 Maret 2016

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Erosi

Apakah kalian merindukanku???
       *Hello siapa loe??

oke lah kalau nggak ada yang merindukanku, asal masi ada yang ngerinduin materi pembahasan dari saya, heheheheu....

   Di daerah iklim tropis seperti Indonesia, agen erosi utama adalah air sedangkan angin tidak terlalu signifikan pengaruhnya bagi erosi yang terjadi di negeri kita tercinta ini. Sebelumnya saya pernah menyinggung sedikit mengenai faktor erosi, tepatnya pada postingan yang lalu dalam bahasa Inggris...

   Faktor yang mempengaruhi erosi menurut Wischmeier dapat dirumuskan dengan formula berikut:
    
    E= R*K*LS*C*P

   Dimana R adalah erosivitas hujan dari kata (Rain), K adalah erodibilitas tanah, LS adalah panjang dan kemiringan lereng (Lenght and Slope), C adalah indeks jenis tanaman (Crop), dan P adalah upaya konservasi yang diupayakan (Practice).


   Menghitung nilai R yang menurut saya paling mudah adalah menggunakan teorinya Bols yang lebih memperhitungkan indeks erosi bulanan dengan persamaan berikut:

          EI30 = 6,119(R) 1,21 (D) -0,47 (M) 0,53
Keterangan: 
                 EI30 adalah indeks erosi bulanan
                 R adalah curah hujan rata-rata bulanan dalam cm
                 D adalah jumlah hari hujan rata-rata per bulan
          M adalah curah hujan maksimum selama 24 jam dalam bulan bersangkutan dalam cm

Sementara untuk nilai K diperoleh dari formula berikut:
        100 K= 1,292[2,1 M 1.14 (10 -4 ) (12-a) + 3,25 (b-2) + 2,5 (c-3)]

dimana: M adalah persentase pasir sangat halus dan debu
              a adalah persentase bahan organik
              b adalah kode struktur tanah
              c adalah kelas permeabilitas profil tanah

Jumat, 25 Maret 2016

Macam-macam Erosi

oke guys akhirnya saya bisa beromong kosong lagi hehehe

kali ini saya akan membahas mengenai macam-macam erosi oleh air, tapi sekarang hanya akan mengacu kepada satu pendapat ahli saja yaitu Chay Asdak..

   bagi orang-orang yang terbiasa dengan dunia geografi atau sejenisnya pasti sudah tidak asing lagi dengan si hebat yang satu ini.... tapi saya tidak akan membahas tentang biogarfinya jadi mari, kiata langsung saja ke materi.... wow wow wow (bolehlah ngomong wow-nya pake gayanya sule) :P

   Menurut Chay Asdak (2010: 339-343) tipe-tipe erosi yang umum terjadi di daerah tropis adalah erosi percikan (Splash Erosion), erosi kulit (Sheet Erosion), erosi alur (Rill Erosion), erosi parit (Gully Erosion), erosi tebing sungai (Streambank erosion).
oke mari kita bahas satu per satu..........

Erosi Percikan (Splash Erosion)

   Splash Erosion adalah proses terkelupasnya partikel tanah bagian atas oleh tenaga kinetik air hujan bebas atau sebagai air lolos. tenaga kinetik air hujan sangat tergantung kepada kecepatan dan massa jatuhan air, maka semakin besar volume tetesan air hujan (Driptips) dan jarak daun dengan permukaan tanah maka tenaga kinetiknya akan semakin besar pula. Selain itu, jarak dan arah terkelupasnya partikel tanah juga sangat dipengaruhi oleh kemiringan lereng.

Erosi Kulit (Sheet Erosion)

   Sheet Erosion adalah erosi yang terjadi ketika lapisan tipis permukaan tanah di daerah berlereng terkikis oleh kombiasi antara tenaga kinetik air hujan dan air larian (runoff surface). Sheet Erosion kalau menurut Sitanala Arsyad adalah erosi lembar, jadi antara erosi lembar dan erosi kulit itu sama saja.

Erosi Alur (Riil Erosion)
   Riil Erosion adalah pengelupasan partikel tanah yang diikuti dengan pengangkutan partikel-partikel tanag oleh surface runoff yang terkonsentrasi dalam saluran-saluran air yang pada akhirnya terjadi transport sediment. Erosi tipe ini biasa terjadi pada lahan yang teknik penanamanya mengikuti arah lereng.

Erosi Parit (Gully Erosion)
   Gully Erosion adalah tingkat lanjutan dari erosi alur yang pada umumnya membentuk jajaran parit yang lebih dalam dan lebih lebar.

Erosi Tebing Sungai (Streambank Erosion)
   Streambank Erosion adalah pengikisan tanah yang terjadi di tebing-tebing sungai dan penggerusan dasar sungai oleh aliran air sungai.


Sumber Referensi:
    Chay Asdak. 2010. Hidrologi dan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press

Selasa, 22 Maret 2016

Estimating Soil Erosion by USLE

USLE Factors

Hoohohooo i'm coming again... what's up bro???

Actually i'm not verry well now, but it's okay to post something here...

Ok.. after last week we learned about soil erosion, now we learn to estimating soil erosion using Universal Soil Loss Equation (USLE). The question is why we use USLE?? The simple answer is USLE more simple and specific and you have to know the USLE has been successful and valuable tool to estimating Soil Erosion.

the equation is presented in the form:
          A= R x K x LS x C x P
where :
     A is the average annual soil loss in tonnes per hectare
     R is measure of rainfall erosivity
     K is soil erodibility
     LS is length and slope factor
     C is crop management factor
     P is practice of conservation

Erosivity factor is computed by E1 method viz. summation of kinetic energy of rainfall (J/m2)

The Soil Erodibility is vulnerability to erosion. there are three broad group of factor which affect erodibility. the first, physical feature of the soil (chemical and physical composition). Second, topographyc feature (Slope of land). and the last is management of land (practice of conservation).

Length and slope are dependent of the site being estimate cause every site must be measured (using metric unit metre for length and percent for slope).

Crop and practice conservation using the calculation on Agricultural Handbook 537.

Sabtu, 19 Maret 2016

Soil Erosion by Water

Process of Erosion

Oke guy's it's very very looooong time  i don't post anything. it's cause i'm busy to job hunting but in the end i don't get anything,,,, 

Hahahahaha.... VIVA Jobless

Oke, now i will post a something serious.... so, prepare ur attention, focus and pray hehehehe

Soil erosion??? what's that??? it's necessary to learned... whatever, oke now let's started

Soil erosion is two-phase removal soil particles by detachment and transport by water or wind.
and in the end their transport of soil particles would stop if the energy is no longger and it's called deposition.
but you know the erosion by water is the worst erosion...

In accord to RPC Morgan The process of water erosion are closely related to the routes taken by water in it's passage through the vegetation  cover and its movement over the ground surface. 

so, run off surface will be remove more soil in their route and its must be stoped. the important control for runoff on a soil isn infiltration but a limiting soil moisture content.


Take a breath (fyuhhh).... i think enough for this time and see ya

Minggu, 05 Mei 2013

Penyakit Leptospirosis

oke ga seperti biasanya gue bakal jadi dokter kali ini :D

kali ini gue bakal ngebahas salah satu penyakit yang tengah booming kembali :g: yupss Leptospirosis, penyakit yang secara awam diakibatkan oleh tikus  emang lagi naik daun dalam 2 tahun terahir ini....


Penyakit Leptospirosis merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Leptospira yang biasanya ditularkan melalui urine hewan mamalia. Namun kebanyakan dari beberapa kasus yang terjadi terutama di Indonesia diakibatkan oleh tikus.

Penyakit ini penularanya bisa melalui luka yang terbuka, urine yang menempel pada kulit, bisa juga dari makanan dan atau minuman yang yang telah terkena urine tikus.

Pada gejala awal orang yang terkena leptospirosis akan merasakan demam, nyeri kepala, mual dan juga gejala-gejala influenza. Ini terjadi pada masa incubasi, pada tahap berikutnya akan lebih parah seperti kulit dan mata yang menguning karena bakteri tersebut telah menginfeksi hati, rasa pegal di bagian pinggul dan leher, mual dan kehilangan kesadaran.

Penelitian dari kasus Leptospirosis di daerah Bantul, Yogyakarta kebanyakan korban terinfeksi akibat mencuci tangan pada guyuran air hujan dari atap rumah yang notabene atap rumahnya sudah terkena kencing tikus. hal ini menyebabkan air hujan tercampur dengan urine tikus yang mengandung bakteri leptospira.

dasar tikus kencing sembarangan :n:

kesimpulanya cuci tangan saja tidak cukup mengamankan kita dari penyakit satu ini, tapi kita juga harus menyadari betul kebersihan air yang kita gunakan.. untuk itu lebih baik jangan mencuci tangan dengan iar hujan yang mengalir dari atap rumah...

untung aku ga pernah cuci tangan :f:
#dasar jorok :g:

ya udalah dari pada tambah ga jelas... adioss amigo :l:

Sabtu, 04 Mei 2013

Jenis-Jenis Bunga Bangkai

Secara umum di Indonesia ada dua jenis bunga bangkai #sok tau :D

Sebenarnya ada banyak jenis bunga bangkai di dunia ini, akan tetapi sekarang aku hanya akan membicarakan dua diantaranya yang ada di Indonesia. Bunga terbesar di dunia dan bunga tertinggi di dunia.
Jika bunga terbesar di dunia adalah bunga Rafflesia Arnoldii sementara bunga tertinggi di dunia adalah Amorphophallus Titanum.

Keduanya merupakan anggota dari famili Araceae (talas-talasan). Keduanya juga merupakan bunga raksasa yang mengeluarkan bau busuk, akan tetapi keduanya dari genus yang berbeda. #pinter kan gue :-bd

Baiklah, pertama kita bahas dulu si Amorphophallus Titanum. Bunga ini dikatakan tertinggi di dunia karena bisa mencapai tinggi hingga 5-6 meter.  :g:  Bunga ini ditemukan oleh Odoardo Beccari pada tahun 1878.

Amorphophallus Titanum Becc

Berikutnya adalah bunga terbesar yaitu Rafflesia Arnoldii. Bunga ini pertama kali di publikasikan oleh Thomas Stamford Raffles tapi yang menemukan adalah dr.Joseph Arnold pada tahun 1818. Oleh karena itu, maka nama latin bunga ini adalah Raflessia Arnoldii. Saat mekar bunga ini bisa mencapai diameter hingga 1 meter bahkan lebih sehingga dinobatkan sebagai bunga terbesar di dunia. :g:


Rafflessia Arnoldii











Berbeda lagi dengan jenis bunga bangkai yang jika di daerah Jawa yang sering disebut Suweg. Bunga ini (suweg) masih satu genus dengan Amorphophallus Titanum tetapi beda spesies.
Suweg mempunyai bahasa latin Amorphophallus Campanulatus. Sementara bunga bangkai jangkung atau bunga bangkai di Jawa Barat yaitu Amorphophallus Decussilvae.


Demikianlah, Terima Kasih :l:

Infiltrasi dan Perkolasi

Infiltrasiii......??? :n:

Perkolasi....????? apalagi ini??..  :k: istilah apaan sih?? bukanya keduanya sama??

Saat pertama mendengar mungkin menganggap kedua istilah tersebut sama padahal meski hampir sama namun sebenarnya berbeda. Memang benar baik infiltrasi maupun perkolasi merupakan proses masuknya aliran air (umumnya dari curah hujan) ke dalam tanah.

tapi seperti yang sudah saya katakan tadi keduanya BEDA, keduanya BEDA (sengaja ditulis dua kali biar makin terdramatisir :f: )

Mari kita pelajari bersama perbedaan antara infiltrasi dan perkolasi :h:
kita mulai dari Infiltrasi, menurut Chay Asdak (2007:228) Infiltrasi adalah proses aliran air (umumnya berasal dari curah hujan) masuk ke dalam tanah. masi menurut Asdak perkolasi merupakan proses kelanjutan aliran air tersebut ke tanah yang lebih dalam.

Sementara menurut Sitanala Arsyad (1989:36) infiltrasi adalah peristiwa masuknya air ke dalam tanah, umumnya (tetapi tidak mesti) melalui permukaan tanah dan secara vertikal. Perkolasi adalah peristiwa bergeraknya air ke dalam profil tanah.

Laju infiltrasi adalah banyaknya air per satuan waktu yang masuk melalui permukaan tanah. Sementara kapasitas infiltrasi adalah laju maksimum gerakan air masuk ke dalam tanah. kapasitas infiltrasi terjadi ketika intensitas hujan melebihi kemampuan tanah dalam menyerap kelembaban tanah. Sebaliknya, apabila intensitas hujan lebih kecil daripada kapasitas infiltrasi, maka laju infiltrasi sama dengan laju curah hujan. Laju infiltrasi umumnya dinyatakan dengan mm/jam (milimeter per jam).



Dari pengertian diatas maka dapat dikatakan bahwa infiltrasi yaitu aliran air masuk ke dalam tanah sebagai akibat gaya kapiler (gerakan air ke arah lateral) dan gravitasi (gerakan air ke arah vertikal). setelah lapisan tanah bagian atas jenuh air (kelebihan air), maka air yang berlebih tersebut mengalir ke tanah yang lebih dalam sebagai akibat gaya gravitasi bumi sebagai proses perkolasi.

OoooOOoowwhh begono :-bd
emang uda ngerti?? gue aja masi bingung :n:
oke daripada bingung semua mending lanjuuuuutt............

Seperti menurut Sitanala Arsyad diatas, Pergeraa air ke dalam tanah tidak mesti selalu bergerak verikal namun bisa horizontal. Jika air dalam tanah bergerak secara horizontal dinamakan rembesan lateral. Rembesan Lateral disebabkan oleh permeabilitas lapisan tanah yang tidak seragam.

jadi dari pembahasan itu dapat disimpulkan bahwa infiltrasi menyediakan air untuk perkolasi. Laju infiltrasi suatu tanah yang basah tidak dapat melebihi laju perkolasi.

Jumat, 03 Mei 2013

Intersepsi dan Transpirasi

 Dalam istilah geografi terutama pada pembahasana siklus air, sering kita menemukan istilah transpirasi dan intersepsi selain istilah-istilah njlimet lain tentunya :g:

tapi pertanyaanya adalah apa kita sudah mengerti betul perbedaan dari kedua istilah tersebut???
saya sendiri yang sudah semester tua di jurusan geografi dan hampir punah dari peredaran di kampus terkadang masi bingung dengan istilah tersebut.... :a:  (eh bukanya itu karena loe yang ga pernah belajar yakk? oh iya ding :f: )

oleh karenanya, mari kita telusuri lebih lanjut istilah tersebut dengan seksama :j:

A. Persamaan Transpirasi dan Intersepsi
Baik transpirasi maupun intersepsi sebenarnya memiliki pengertian yang hampir sama yaitu penguapan air melalui vegetasi. Transpirasi adalah penguapan air tanah ke atmosfer melalui vegetasi sementara Intersepsi adalah penguapan kembali air hujan dari permukaan tajuk vegetasi.
:c:
B. Perbedaan Transpirasi dan Intersepsi
seperti kita ketahui diatas keduanya memiliki pengertian yang hampir sama, lalu apa perbedaanya??
jadi....
menurut Chay Asdak (2007:79) beda antara intersepsi dan transpirasi adalahpada proses intersepsi air yang diuapkan kembali ke atmosfer tersebut adalah air hujan yang tertampung sementara pada permukaan tajuk dan bagian lain dari vegetasi sedangkan transpirasi adalah penguapan air yang berasal dari dalam tanah melalui tajuk vegetasi sebagai hasil proses fisiologi vegetasi.
:j:
dengan kata lain, pada proses transpirasi, air yang diuapkan kembali ke atmosfer berasal dari dalam tanah. air tanah diserap oleh akar tanaman (melalui proses fisiologi tanaman) untuk selanjutnya diuapkan ke atmosfer ketika faktor-faktor iklim seperti suhu udara, kecepatan angin diatas permukaan tajuk, batang dan cabang tanaman memungkinkan untuk terjadinya penguapan. pada proses intersepsi, air yang diuapkan adalah air yang berasal dari curah hujan yang berada pada permukaan daun, ranting maupun cabang tanaman dan belum sempatmasuk ke dalam tanah.

jadi dapat disimpulkan bahwa perbedaan keduanya terletak pada air yang diuapkan, jika pada intersepsi airnya berupa air hujan yang tertampung oleh vegetasi sementara pada proses transpirasi airnya berasal dari dalam tanah yang diserap oleh akar tanaman melalui proses fisiologi tanaman :c:

so, any question guys??
:l:

Sumber Referensi:
Chay Asdak. 2007. Hidrologi dan Pengelolaan DAS. Yogyakarta: UGM Press

Kamis, 18 April 2013

Lagu dan Lyric Ost.One Piece Z Umi Shirube

Lyric lagu Umi Shirube
( Ost.One Piece Movie Z)

Bagi kalian-kalian yang memang para otaku pasti tau dong One Piece Movie Z ???
ya iya lahh *plaaaak

salah satu scene yang menarik bagi gue adalah pas si Kizaru Aokiji bersenandung Umi Shirube ato yang kalo ditulis pake huruf kanji kayak gini nih 海導 ,, kok bisa tau kanjinya??  gue nyontek :
*ja elah terang aja keliatan pinter*
Bagi kalian yang pengen download ful album Ost.One Piece Movie Z bisa di Download di sini nih :
http://www.sharebeast.com/ueo16ouhis1m

langsung aja dah tuh tarik kancutnye

tapi pas gue nanya lyric nya yang romanji sama si mbah Google kok kagak ada mbah ??
akhirnya berbekal pengetahuan bahasa Jepang yang pas-pasan gue translatin sendiri dah ke dalam bentuk romanji yah sambil di pas-pasin juga dengan mendengarkan lagunye tentunya yah, songong loe

langsung aja nih, cekibrooot pantengin dah lyric nye.....

Umi Shirube

Umi wa mite iru, sekai no hajimari mo.
Umi wa shitte iru, sekainoowari mo.
Dakara izanau, susumubeki michi e to.
Dakara michibiku,
tadashī sekai e.
itami, kurushimi, tsutsumikonde kureru.
Ōkiku yasashiku, tsutsunde kureru.

Umi wa mite iru, sekai no hajimari mo.
Umi wa shitte iru, sekainoowari mo.
Moshimo jibun ga
kieta to shite mo
subete shitte iru
umi no michibiki

Osorete wa ikenai, anata ga irukara.
Obiete wa ikenai,
nakama mo motsukara. .
Susumaneba naranai,
aoki sonosakihe.

Sumber :
http://tw.knowledge.yahoo.com/question/question?qid=1613012400023
http://nawawipost.blogspot.com/2013/03/blogger-emoticon-untuk-postingan-blog.html#_

Rabu, 19 Mei 2010

pangempon

Pangempon merupakan sebuah desa kecil di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah.
Daerah ini masih begitu asri dengan tumbuhan yang sangat rindang namun begitu tak berarti daerah ini masih seperti hutan, karena pembangunan yang dilakukan sangat berwawasan lingkungan.Daerah ini, antara gedung besar dan tumbuhan hijau saling berdampingan walau gedungnya tak sebanyak dan sebesar gedung-gedung di kota besar,maklum daerah desa.
Namun apabila anda ingin melakukan wisata alam Pamgempon bisa dijadikan referensi anda dengan keasrian desanya.

Terima kasih,kami menunggu kedatangan kalian
http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:dkH2b-P7HSR_8M

Rabu, 12 Mei 2010

dolomit dan limestone

Dolomit(camgco3) dengan kandungan kalsium <90% lebih sedikit dibandingkan dengan Limestone atau batu gamping yang terbentuk dari tumpukan karang dengan kandungan kalsium >90% sehingga limestone lebih keras atau merupakan batuan resistan yang tidak mudah lapuk